MediaBerita86, Makassar - AR (16) seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Keperawatan Pratidina Bhayangkara Makassar terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis lantaran menjadi korban penganiayaan dan percobaan pemerkosaan, Rabu (22/11/2017) malam.
Insiden percobaan pemerkosaan dan penganiayaan ia dapat dari oknum Debt Collector yang datang kerumahnya untuk menagih tunggakan motor yang dia miliki.
"Dia (pelaku) datang dan mengaku sebagai Debt Collector untuk menagih tunggakan motor anak saya tetapi anak saya tidak ada di rumah jadi mereka pulang," ujar ibu korban, Kamis (23/11/2017).
Namun tak berselang lama, kedua pelaku yang mengaku sebagai Debt Collector kembali lagi ke rumah. Namun, saat itu mereka ketemu sama AR (korban) yang saat itu baru sudah mandi dan masih memakai handuk.
Karena pakaian AR (korban) yang terlihat seksi, sehingga kemungkinan para pelaku sedikit terpancing dan mengikuti korban yang saat ini hendak ke kamarnya ke lantai dua. Tiba di lantai dua, kedua pelaku langsung memaksa korban untuk meladeni hasratnya akan tetapi korban menolak.
"Anak saya masih memakai handuk saat temui pelaku, waktu naik ke lantai dua pelaku ikut sehingga dilantai dua mereka langsung minta untuk meladeni nya akan tetapi anak saya menolak," tambahnya
Karena penolakan yang dilakukan oleh korban sehingga kedua pelaku langsung melakukan penganiayaan dengan mencoba menikam leher korban hingga berulang kali. Setelah korban bersimbah darah kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi.
"Lehernya ditusuk dengan pisau dapur sebanyak 7 kali dan mulut nya juga, tapi beruntung anak saya masih bisa berteriak sehingga cepat dilarikan ke Rumah Sakit," tambahnya lagi
Hingga saat ini, AR menjalani perawatan di Rumah Sakit Pelamonia Makassar dan korban masih dalam kondisi kritis karena mengalami luka tusuk hingga 10 CM dan mengenai pembuluh darahnya.

No comments:
Post a Comment